Header Ads

ad

AS Mengatakan Bahwa Tidak Ada Siang Hari Antara Sekutu Meski Ada Hubungan Hangat

AS Mengatakan Bahwa Tidak Ada Siang Hari Antara Sekutu Meski Ada Hubungan Hangat
AS Mengatakan Bahwa Tidak Ada Siang Hari Antara Sekutu Meski Ada Hubungan Hangat
Koran-Ndeso - Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan negaranya dan Korea Selatan sepakat sepenuhnya mengenai perlunya mempertahankan tekanan pada Korea Utara.

Berbicara dalam perjalanan pulang dari Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan, Pence mengatakan bahwa tidak ada "siang hari" di antara kedua sekutu mengenai masalah ini.

Pertandingan telah melihat hubungan yang lebih baik antara kedua Korea meskipun ada ketegangan mengenai program nuklir Korea Utara.

Tapi AS telah menjauhkan diri dari tawaran Korea Utara.

Pada hari Sabtu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengundang Presiden South, Moon Jae-in, ke Pyongyang untuk melakukan pembicaraan.

Ini akan menjadi pertemuan puncak pertama dalam lebih dari satu dekade antara para pemimpin Korea. Moon mengatakan Korea harus "mewujudkannya" dan mendorong Korea Utara untuk kembali melakukan perundingan dengan AS.

Namun program nuklir Pyongyang akan menggantung setiap usaha untuk mendekatkan negara-negara tersebut.

Pemerintah AS telah berusaha untuk mempertahankan tekanan pada Korea Utara melalui sanksi dan retorika yang keras dari Presiden Donald Trump.

Berbicara kepada wartawan saat penerbangan pada hari Sabtu, Tuan Pence mengatakan: "Tidak ada siang hari antara Amerika Serikat, Republik Korea dan Jepang mengenai perlunya untuk terus mengisolasi Korea Utara secara ekonomi dan diplomatik sampai mereka meninggalkan program rudal nuklir dan balistik mereka.

Undangan tulisan tangan kepada Presiden Moon disampaikan oleh adik Kim yang berpengaruh, Kim Yo-jong, pada sebuah pertemuan penting di istana kepresidenan di Seoul, saat Olimpiade dibuka pada hari Sabtu.

Kim dan kepala upacara Korea Utara, Kim Yong-nam, membentuk delegasi paling senior dari Korea Utara untuk mengunjungi Korea Selatan sejak Perang Korea di tahun 1950an.

Bagaimana langkah itu bisa mendorong irisan antar sekutu
Undangan tersebut membuat Mr Moon dalam posisi sulit karena dia telah berjanji untuk terlibat dengan Korea Utara, namun sekutu ASnya berhati-hati terhadap Seoul yang jatuh karena serangan ofensif Korea Utara.

Meskipun menunjukkan keramahan publik, para ahli telah memperingatkan bahwa ketegangan yang mendasarinya belum hilang.

Pada upacara pembukaan Olimpiade, Pence, Kim Yo-jong dan Kim Yong-nam duduk berdekatan satu sama lain.

Pence tetap duduk saat atlet Korea Selatan dan Korea Utara berbaris bersama di bawah bendera terpadu, dan juga melewatkan makan malam dengan delegasi Korea Utara.

Dalam sebuah tweet, dia menegaskan kembali pandangan skeptis yang dilakukan pemerintahnya mengenai isyarat damai baru-baru ini oleh Korea Utara.

Adik Kim naik panggung
Olimpiade Musim Dingin telah mendorong Kim Yo-jong menjadi sorotan.

Anggota profil tertinggi delegasi Korea Utara ke Olimpiade, dia adalah anggota langsung pertama keluarga penguasa Utara yang mengunjungi Korea Selatan sejak perang Korea 1950-1953.

Kim, yang berusia sekitar 30 tahun, dipromosikan menjadi politbiro yang kuat tahun lalu. Dia berada dalam daftar sanksi AS atas dugaan hubungan dengan pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.

Kemudian pada hari Sabtu Kim, Kim Yong-nam dan Moon Jae-in menghadiri pertandingan hoki es pertama yang dimainkan oleh tim penyatuan atlet dari Korea Utara dan Korea Selatan.

Mereka dikalahkan Swiss 8-0



No comments